Selasa, 26 September 2017

Soal jawab komunikasi bisnis



KOMUNIKASI BISNIS



Disusun oleh:

1.       Purwanti    (Ak smt 3)                              E2B016005
2.       Irna Mayasari  (Ak smt 3)                         E2B016009
3.       Fransiska Novita Maria S. (Mnj smt 5)     E2A015022
4.       Reynaldi Alfy Y. (Mnj smt 5)                    E2A015025











Fakultas Ekonomi
Universitas Muhammadyah Semarang
2017


KOMUNIKASI  BISNIS

TUGAS KELOMPOK


Soal

1.       Untuk menghidupkan suasana dalam kelas, berikut ini ada suatu permainan komunikasi berantai secara sederhana yang dapat digunakan oleh dosen, pilihlah secara acak sekitar 5-8 mahasiswa yang ada di dalam kelas. Atau dapat juga anda tawarkan dihadapan para mahasiswa siapa yang bersedia secara sukarela untuk melakukan kegiatan permainan di dalam kelas. Apabila anda sudah mendapatkan para peserta permainan tersebut,  maka pilih salah seorang diantarannya untuk tetap tinggal di dalam kelas, sedangkan peserta yang lain dimohon keluar ruangan kelas  (jangan terlalu dekat dengan ruang kelas). Selanjutnya peserta yang Anda tunjuk untuk tinggal di dalam kelas tersebut Anda beri tugas untuk menyampaikan suatu pesan (jangan terlalu sederhana, tetapi juga jangan terlalu rumit) secara berantai keteman – temannya yang ada di luar kelas tadi.

Bagaimana caranya? Salah seorang peserta yang ada diluar kelas dipanggil untuk masuk kekelas. Selanjutnya, peserta yang pertama tersebut menyampaikan pesan yang disampaikan oleh instrukturkepada peserta kedua. Apabila telah selesai peserta yang pertama dipersilahkan duduk. Selanjutnya peserta ketiga dipanggil  masuk kedalam kelas. Peserta kedua menyampaikan pesan kepada peserta ketiga. Apabila telah selesai panggil peserta berikutnya dan seterusnya, sampai peserta terakhir. Para peserta lain yang tidak memperoleh tugas permainan tersebut diminta memberikan komentar, tanggapan terhadap proses permainan komunikasi berantai tersebut!

2.       Mahasiswa dikelompokan kedalam beberapa kelompok misalnya 5 kelompok. setiap kelompok terdiri atas 6 – 8 mahasiswa. Masing – masing mahasiswa menerima selembar kertas kosong. selanjutnya mahasiswa diminta untuk menggambar secara bebas, dengan catatan :
·         Mahasiswa diminta untuk menentukan akan menggambar apa.
·         Mhasiswa dilarang menginformasikan gambar yang anda pilih tersebut kepada temannya. Artinnya cukup anda saja yang tahu tentang gambar tersebut.
·         Waktu menggambar dilakukan secara bersamaan dengan aba-aba dari dosen atau pemandu.
·         Pada saat menggambar masih berlangsung gambar tersebut digeser searah jarum jam atau berlawanan jarum jam.
·         Pergeseran gambar tersebut dilakukan setiap 1-2 menit, sampai pada akhirnya gambar yang beredar tersebut kembali pada si pemilik.
Setelah permainan tersebut selesai maka coba perhatikan gambar masing – masing mahasiswa tersebut. Apakah gambar tersebut sesuai atau tidak dengan ide semula ? kalau gambar tersebut tidak sesuai dengan ide semula, mengapa hal itu bisa terjadi ?

3.           Mahasiswa dikelompokan kedalam kelompok – kelompok kecil yang beranggotakan antara 6 s/d 10 mahasiswa untuk setiap kelompoknya. Selanjutnya kertas HVS kosong dimana setiap kelompok memperoleh sukup satu lembar saja. Setiap kelompok dipilih secara sukarela untuk menjadi ketua kelompok. Ketua kelompok yang terpilih tersebut akan menjadi pengamat diskusi dikelompoknya. Selanjutnya, setiap kelompok memilih satu topik diskusi yang aktual secar bebas. Tugas masing – masing ketua kelompok adalah mengamati dan mencatat sinyal nonverbal yang muncul selama proses diskusi berlangsung dilembar kertas kosong HVS yang telah disediakan. 

4.           Ketika Anda berada dalam suatu ruang perpustakaan atau ruang laboratorium komputer, coba Anda amati dan identifikasi berbagai sinyal komunikasi verbal dan nonverbal yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut.


Jawaban

1.        Memilih 5 – 8 mahasiswa dalam kelas kemudian salah satu diantara mereka tetap berada di kelas untuk di beri intruksi oleh dosen atau pemandu sedangkan yang lain di mohon untuk keluar kelas. Selanjutnya dosen atau pemandu memberikan kalimat kepada peserta pertama untuk disampaikan kepada temannya yang lain dengan bahasa nonverbal, bahasa nonverbal dapat juga dilakukan dengan gerakan tubuh atau bahasa isyarat, anggukan kepala, gerakan tangan, gerakan kaki, maupun ekspresi wajah. Peserta dilarang mengatakan satu huruf pun kepada rekannya. Hal itu dilakukan secara berulang sampai kepada peserta terakhir. Peserta terakhir diminta untuk menjelaskan kalimat apa yang disampaikan oleh temannya.

Komentar, tanggapan terhadap proses permainan komunikasi berantai tersebut adalah:
Dalam suatu komunikasi yang dilakukan dalam permainan tersebut menggambarkan bahwa dalam berinteraksi atau berkomunikasi dalam kehidupan sehari – hari tidak hanya dilakukan melalui berbicara atau bahasa verbal tapi juga dapat dilakukan dengan isyarat atau gerakan tubuh disebut juga bahasa non verbal.  Bahasa nonverbal kadang jarang di mengerti oleh seseorang, namun sifatnya yang spontan dan efisien ini membuat bahasa nonverbal ini dapat mendeteksi seseorang melakukan suatu kecurangan atau kebohongan, karena ekspresi wajah dapat muncul secara spontan ketika mendengar suatu kabar atau hal lain. Sehingga dalam makna ini bahasa nonverbal adalah bahasa yang  mudah di pahami, misalnya murung, sedih, tersenyum dan lainnya.

2.        Membuat kelompok dalam kelas dengan jumlah masing – masing kelompok 6 – 8 mahasiswa. Setelah itu beri mereka HVS kosong dan beri panduan akan menggambar apa, misalnya menggambar seseorang manusia. Tapi setiap mahasiswa hanya boleh menggambarkan satu garis atau satu lekukan atau satu bentuk gambar saja dalam kertas tersebut. Sebelum memulai beri nama pemilik kertas pada bagian atas. Setelah aba – aba dimulai dari pemandu atau dosen. Lalu mulailah menggambar satu bagian dan putar searah atau berlawanan jarum jam. Setelah selesai kertas itu kembali kepada pemiliknya. Tanyakan kepada masing – masing pemilik dari awal ia ingin menggambar apa.
Hasil dari gambar kertas tersebut pastilah memiliki banyak perbedaan pemikiran dengan si pemilik kertas yang sudah memikirkan akan menggambarkan apa sebelumnya. Hal ini bukan hanya sekedar pemikiran semata namun juga terdapat banyak pelajaran di dalamnya yaitu:  
a)      Bahwa setiap manusia memiliki banyak sekali perbedaan tidak hanya dari bentuk fisiknya saja, namun pemikiran dari setiap orang, serta perbedaan dalam menanggapi suatu masalah juga perbeda sekalipun hal itu memiliki masalah yang sama. seperti halnya permainan ini, misalnya si A dari awal ingin menggambarkan seorang yang seperti barbie namun karena ketidaktahuan peserta yang lain justru gambar yang dihasilkan adalah sosok seorang wanita tua.
b)      Pemikiran yang berbeda dari setiap orang janganlah kita pandang sebelah mata, namun kita harus menghargai pendapat orang lain.
c)      Dalam menanggapi segala macam permasalahan, jangan lah kita terpusat pada satu  jalan keluar saja yang membuat kita sulit untuk memandang jalan keluar yang lain. haruslah kita mengetahui situasi kondisi dan lingkungan sekitar sehingga kita dapat menyelesaikannya dengan lebih bijak.

3.        Dalam permainan ketiga ini adalah bagaimana salah seorang dari kelompok memahami apa saja bahasa nonverbal ketika kelompoknya melakukan suatu diskusi. Misalnya suatu kelompok dalam diskusi menggunkan bahasa nonverbal seperti anggukan kepala, atau ekspresi wajah yang tersenyum, cemberut dan sebaginya. Walaupun dalam kelompok itu menggunakan bahasa verbal seperti berbicara dalam berinteraksi,  namun pasti ada bahasa nonverbal yang digunakannya karena bahasa nonverbal bersifat spontan dan efisien.

4.       Ketika dalam ruangan laboratorium komputer, terdapat banyak bahasa komunikasi yang dilakukan oleh para mahasiswa yaitu bahasa verbal dan bahasa nonverbal. Agar lebih jelas dan efektik akan dikelompokan seperti dibawah ini:

a)      Bahasa verbal
·         Dosen yang menyampaikan materi terhadap para mahasiswanya dalam laboratorium komputer.
·         Mahasiswa yang bertanya kepada dosen ketika mengajukan pertanyaan.
·         Percakapan antara para mahasiswa atau diskusi ketika berkelompok dengan mahasiswa yang lain.

b)      Bahasa nonverbal
·         Arahan tangan ketika Si dosen memberi tahu suatu informasi di papan tulis atau layar monitor.  
·         Tunjukan tangan mahasiswa ketika bertanya pada Si dosen.
·         Anggukan kepala ketika mahasiswa paham apa yang disampaikan dosen.
·         Gelengan kepala ketika menyatakan tidak bisa atau tidak mau maju kedepan untuk mencontohkannnya.
·         Ekspresi wajah yang ditunjukan oleh para mahasiswa ketika baru mengenali apa informasi yang sebelumnya ia tak tahu seperti sedih ketika tak bisa mengerjakan tugas dari dosen, tersenyum ketika mencoba apa yang dicontohkan dosen dan dipraktekannya berhasil, atau ekspresi kecewa ketika mungkin komputer yang digunakan tiba – tiba mati padahal tugas sudah selesai.

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Komunikasi bisnis

KOMUNIKASI BISNIS   Disusun o leh: 1.        Purwanti    (Ak smt 3)                              E2B016005 2.        Irn...